Favorite Season


hujan datang sangat deras

tidak secara tiba tiba, berawal dari satu persatu air dari langit bertetesan menyentuh tanah, lalu tanah itu mulai basah dan penuh dengan genangan air. saat itu lah cinta tumbuh, dikala derasnya hujan turun disitu selalu ada cerita tentang kita. kita yang selalu dipisahkan oleh ketidak tepatan waktu yang ada, entah kau yg sedang bersama yang lain atau aku dengan yg lain. 

 

angin sejuk menghembus lembut melewati telinga lalu ke belakang tengkuk, aroma manis keluar dari belakang tengkuk ku yang membuatnya menoleh ke arah ku.

Di pinggir pintu itu kau terlihat fokus mengerjakan tugas yang belum kau selesaikan, dengan background hujan yang sangat lembut itu berjatuhan ke tanah sangat memanjakan mataku. 

 

Mengingat kau yang selalu bersikap dingin dikala panas nya terik matahari, dan kau yang selalu hangat di kala dinginnya malam, kini kau terlihat lebih menenangkan dikala rintik hujan yang jatuh menyentuh daun. bisakah aku menggapai mu hanya dengan diam dan memperhatikan dari jauh bagaikan daun yang menunggu hujan datang membuatnya hidup dikala kemarau? apakah bisa hati ku berisi derasan kasih sayang dari mu bagaikan lapangan sekolah yang kotor, sepi, nan panas di terjang air hujan dan membuat sekeliling nya menjadi sejuk? 

 

aku tahu dirimu yang selalu memerhatikan diriku sesekali, dan semua hal yang kau lakukan untuk diriku seorang. benarkah dugaan ku akan perasaan mu itu? dirimu pernah berkata bahwa kau menyukai hujan, tapi aku tak pernh melihat dirimu menikmati hujan itu..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gema Dalam Monokrom